Hati-Hati, Berkendara Sambil Gunakan GPS Bisa Kena Pidana

BAGIKAN
Foto: Berkendara dengan Melihat GPS (sumber: Tajuktimur)

Sebarkabar.com – Mulai sekarang pengguna kendaraan bermotor di Indonesia harus lebih berhati-hati dalam menggunakan peta Global Positioning System (GPS) di telepon seluler.

Pasalnya, hari ini Rabu (30/1/2019) Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menegaskan bahwa pengguna kendaraan bermotor akan dipenjara bila berkendara sambil melihat GPS di telepon. Keputusan ini menolak gugatan terhadap pasal 106 ayat 1 Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang diajukan Toyota Soluna Community.

Menurut para hakim MK, konsentrasi pengemudi tidak boleh terganggu karena menggunakan aplikasi GPS dalam telepon seluler pada saat berkendara. Menurut MK tindakan ini akan menyebabkan berkurangnya perhatian dan bisa berdampak pada kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Siap Celaka Jika Lakukan Hal Ini Saat Mengendarai Sepeda Motor

Berdasarkan keputusan MK ini, maka setiap orang yang menggunakan kendaraan bermotor sambil melihat GPS di telepon seluler akan dipidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu.

Sementara itu, Jusri Pulubuhu selaku owner Jakarta Defensive Driving Conculting (JDCC) menilai keputusan MK subyektif.

“Keputusannya sedikit subyektif, karena melihat ]ojek online menggunakan GPS sambil berjalan. MK melihat ini sangat bahaya karena ojol melakukan tindakan multitasking. Berdasarkan ini harusnya MK bukan menolak tapi mengusulkan peraturan baru mengenai penggunaan GPS,” ujar Jusri dikutip dari Detikoto, Rabu (30/1/2019).

Baca juga: Mengulas Pentingnya Airbag untuk Keselamatan Berkendara

Penulis: Firmadi Rabil

BAGIKAN