Nilai Tukar Menguat, Rupiah Ungguli Ringgit Malaysia dan Dolar Singapura

BAGIKAN
Foto: Ilustrasi kurs dollar

Sebarkabar.com – Nilai tukar rupiah saat ini berada di angka Rp 14.082 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (7/1/2018). Nilai tukar menguat 1,31 persen dari akhir pekan lalu yang berada pada angka Rp 14.270 per dolar AS.

Penguatan rupiah ini masih menjadi yang tertinggi di kawasan Asia. Diikuti ringgit Malaysia yang menguat 0,54 persen, won Korea Selatan 0,51 persen, renminbi China 0,28 persen, yen Jepang 0,27 persen, dolar Singapura 0,17 persen, dan peso Filipina 0,03 persen.

Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di angka Rp 14.105 per dolar AS. Hal itu mengungat ketimbang pekan lalu yang berada di angka Rp 14.350 per dolar AS.

Baca juga: 
Daftar! Perusahaan BUMN Hingga Swasta Akan Buka Lowongan Kerja di Awal Tahun 2019

Analis Asia Tradepoint Futures Andri Hardianto mengatakan bahwa ada pergerakan rupiah hari ini. Pergerakannya dipengaruhi oleh sentimen dari bank sentral AS, The Federal Reserve yang tidak agresif dalam menjalankan kebijakan tahun depan.

“Ada sentimen tertekannya dolar AS pasca-dovishnya pidato Gubernur The Fed Jerome Powell. Kondisi ini berdampak pada turunnya kepercayaan terhadap dolar AS dan naik pamornya aset berisiko, termasuk rupiah,” ujar Andri kepada CNNIndonesia, Senin (7/1).

Sementara dengan mata uang utama negara maju, seluruhnya kompak menguat dari dolar AS. Franc Swiss menguat 0,46 persen, euro Eropa 0,41 persen, dolar Australia 0,34 persen, rubel Rusia 0,21 persen, poundsterling Inggris 0,11 persne dan dolar Kanada 0,1 persen.

Baca juga:
Daftar Uang yang Resmi Dicabut Dari Peredaran, Segera Tukarkan Sebelum 2019!

Penulis: Fauzy K. Sandi

BAGIKAN