BAGIKAN

Ilustrasi Pedang Raja Arthur (Foto: Pixabay)

Sebarkabar.com – Di Srpska, Bosnia, sungai Vrbas rupanya menyimpan rahasia yang lamanya sekitar tujuh abad, demikian menurut ilmuwan setempat. Pada Oktober kemarin, sebuah pedang abad pertengahan ditemukan dalam kondisi yang relatif baik, tertancap kuat di batu yang ada di dasar sungai, kira-kira dalamnya 36 kaki atau 11 meter.

Mengingat kurun waktu yang dihabiskan benda ini di bawah air, menakjubkan bahwa pedang ini masih dalam kondisi yang cukup utuh. Salah satu penyelam dari RK BUK, klub perahu dan menyelam di Banja Luka, adalah orang yang menemukan pedang tersebut.

Sejarawan dari Republika Srpska Museum, Janko Vracar, mengumumkan bahwa analisis terhadap bilah tersebut telah dilakukan dan memverifikasi pedang itu berasal dari sekitar tahun 1200 hingga paruh pertama tahun 1400-an. Jadi, usianya kisaran 700 tahun.

Menurut The Srpska Times, Vracar mencatat, Kota Banja Luka dan Srpska memprioritaskan konservasi senjata yang jarang ditemukan di kedua wilayah ini.

Batu di mana pedang itu tertancap mulai pecah dan arkeolog memindahkan senjata tersebut dari dasar sungai. Peneliti juga mengambil sedikit dari batu ini untuk diuji.

Dikutip dari BalkanInsight, arkeolog Ivana Pandzic, yang juga seorang kurator di Republika Srpska Museum mengatakan, “Ini adalah pedang pertama yang ditemukan di dekat situs arkeologi (kota abad pertengahan) Zvecaj, sehingga memiliki bobot dua kali lipat secara ilmiah dan historis.”

“Bagaimana pedang ini ditancapkan ke batu dan kemudian ada di dasar sungai, kami masih mencari tahu,” ucapnya, melansir The Vintage News, Kamis (7/11/2019).

Baca juga: Aduh! Akibat Bantai Kucing, Eropa Hampir Hancur?

Temuan Pedang Kuno Sangat Langka

Menemukan pedang kuno seperti ini sangat langka di Srpska. Temuan terakhir ada di Balkan, berusia lebih dari 90 tahun yang lalu.

Sungai Vrbas mengalir dekat reruntuhan kastil abad pertengahan di kota Zvecaj, di mana para penguasa Bosnia saat itu tinggal.

Badan Pariwisata Banjaluka menjelaskan, para arkeolog percaya bahwa benteng yang menjaga kota itu sudah ada sebelum tahun 1404, ketika Adipati Besar Bosnia, Hrvoje Vukcic (yang berhasil menyingkirkan Raja Bosnia, Stephen Ostoja) dilengserkan dan diganti oleh Tvrtko II Kotromanic.

Pergantian kepemimpinan ini menggerakkan serangkaian peristiwa menggemparkan. Puncaknya, Ostoja sukses merebut kembali takhta kekuasaan dan menikahi seorang janda, Hrvoje Vukcic.

Kastil pun berpindah tangan berkali-kali sebelum dihancurkan pada 1777. Kini hanya tertinggal beberapa dinding sisa-sisa reruntuhan, yang merupakan bagian dari satu menara, bersama dengan rumah pribadi.

Media banyak yang mengaitkan cerita itu dengan kisah sungai Vrbas, di mana pedang dengan sebutan “Excalibur” ditemukan.

Beberapa sesepuh di Bosnia bahkan dengan enteng mengklaim pedang itu adalah pedang asli yang dibuat di masa Raja Arthur.

Meskipun begitu, kecil kemungkinannya hal itu benar, karena Raja Arthur berasal dari Inggris dan dia hanya hadir sebagai legenda. Cerita Raja Arthur mungkin merupakan metafora untuk Zaman Besi yang muncul menurut Daily Mail.

Baca juga: Ditemukan Kapak Perunggu di Papua, Bukti Dagang dengan Asia?

Penulis: Fazaky
Editor: Fazaky

BAGIKAN
SHARE
RELATED POSTS
5 Fakta Menarik Tentang Hari Valentine
Pasangan Ini Gagal Nikah, Hanya karena Letak Rumah, Kok Bisa?
On This Day: Negara Ini Terpilih Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia

Leave Your Reply

*