BAGIKAN

foto: Sunak Mutiha Djumaka (Sumber: Erwin Yohanes/Merdeka.com)

Sebarkabar.com – Wanita penjual kacang rentengan berumur 64 tahun Sunak Mutiha Djumakah. mewujudkan keinginannya pergi haji dari hasil keuntungan berjualan selama 8 tahun. Warga Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo ini, hanya ibu rumah tangga biasa, yang memenuhi kebutuhan hidupnya dari berjualan kacang rentengan.

Sunak berjualan renteng kacang yang berisi 25 bungkus dijualnya Rp 10 ribu. Dalam sehari, ia hanya mampu mendapatkan keuntungan Rp 20 ribu saja.

“Dari keuntungan itu lah, saya sisihkan sebagian untuk ditabung, sedangkan sebagian lainnya untuk biaya hidup,” ujar jemaah calon haji kloter 9 ini, Kamis (11/7/2019).

Memiliki keuntungan yang sedikit, ia akhirnya mendaftarkan dirinya pada 2010. Ia pun menabung di sebuah bank. Pada uang setoran awal, ia hanya memiliki uang Rp 1 juta saja. Dari situlah, ia pun mulai rutin menabung sedikit demi sedikit. Setiap keuntungan dari penjualan kacang, ia selalu sisihkan untuk ditabung.

“Dikumpulkan dulu sedikit demi sedikit. Baru ditabungkan ke bank,” tambahnya.

Setelah cukup, pada 2019 ini lah ia baru berkesempatan untuk dapat menunaikan ibadah haji. Ia mengaku baru dapat melunasi biaya secara keseluruhan.

“Baru saya lunasi pas mau berangkat kemarin,” ujarnya. Sunak kini hanya tinggal menunggu waktu saja menikmati hasil jerih payahnya.

Penulis: Rifa

BAGIKAN
SHARE
RELATED POSTS
Mengenang BJ Habibie, Bapak Penerbangan Indonesia
Tidak Hanya Jaman Sekarang, Dulu Jendral Perang Amerika Ini Juga Lakukan Prank!
28 November, Negara Panama Memutuskan untuk Merdeka

Leave Your Reply

*