Tak Banyak yang Tahu, Ini Dia Jenis-Jenis Aki pada Mobil

BAGIKAN
Foto: Ilustrasi.

Sebarkabar.com – Aki yang terdapat pada mobil tentu saja memiliki peranan yang sangat penting dalam berfungsinya sebuah mobil. Komponen ini berfungsi sebagai pemberi sumber listrik yang dapat membuat mobil menyala. Hal ini dikarenakan, aki menyimpan energi listrik yang berupa energi kimia.

Sayangnya, masyarakat Indonesia yang cukup banyak memiliki kendaraan tidak mengetahui berbagai macam jenis aki yang ada. Maka dari itu, kali ini Sebarkabar.com bagikan informasi untuk anda mengenai jenis-jenis aki beserta spesifikasi, kelebihan, dan kekurangannya.

1. Aki Basah

Aki basah merupakan aki yang paling umum diketahui banyak orang. Disebut aki basah karena di dalam aki ini memiliki air atau cairan elektrolit yang berupa asam sulfat. Selain itu, air aki basah juga mengandung timah antimoni yang membuat cairan tersebut cepat habis karena adanya potensi penguapan yang besar.

Aki yang mudah ditemukan ini memiliki harga yang murah dibandingkan dengan jenis aki lainnya. Namun, karena memiliki penguapan yang besar membuat aki basah membutuhkan perawatan yang rutin.

Baca juga:
Terbongkar, Ini Dia Daftar Mobil Wuling yang Siap Menggebrak di 2019

2. Aki Kering

Aki kering atau sering juga disebut Maintenance Free merupakan aki yang menggunakan cairan elektrolit yang mengandung timah kalsium. Kandungan timah kalsium inilah yang membuat penguapan aki kering lebih hemat dibandingkan dengan aki basah.

Aki kering cocok digunakan bagi anda yang sering malas mengecek kondisi aki secara rutin. Hal ini karena aki kering tidak membutuhkan pengisian ulang cairan elektrolit seperti aki basah. Perbedaan kualitas ini yang membuat harga aki kering lebih mahal dibanding dengan aki basah.

3. Aki Kalsium

Berbeda dibanding dengan kedua aki sebelumnya, aki kalsium memiliki kutub aki yang terbuat dari material kalsium. Aki yang memiliki daya tahan baterai yang sangat baik ini juga memiliki tingkat penguapan yang lebih minim.

Namun, aki ini masih jarang ditemukan di toko karena kurang populer di Indonesia. Jika ada, stoknya pun pasti terbatas dan dengan harga yang cukup mahal.

4. Aki Hybrid

Aki hybrid merupakan jenis aki yang dibuat dari hasil penggabungan antara aki biasa dengan aki kalsium. Hasilnya, aki ini memiliki tingkat penguapan yang minim dan tentu tidak perlu membutuhkan perawatan yang terlalu rutin.

Namun, aki hybrid memiliki cairan elektrolit yang berbahaya bagi kulit karena bersifat korosif. Hal ini yang membuat aki hybrid jarang ditemukan di toko-toko Indonesia.

5. Aki Gel

Aki gel merupakan aki termutakhir dan juga disebut sebagai aki berteknologi canggih. Aki ini tidak menggunakan cairan elektrolit, namun menggunakan gel. Selain tidak mudah tumpah, kandungan gel pada aki ini cukup aman karena tidak bersifat korosif.

Dengan pemakaian yang lebih awet dibanding aki lainnya, aki ini juga bebas dari perawatan apapun. Hal ini yang membuat harga aki ini sangat mahal.

Baca juga:
Siap Celaka Jika Lakukan Hal Ini Saat Mengendarai Sepeda Motor

Penulis: Aufar Arisyi

BAGIKAN